Aplikasi MaxiGrow pada Mina Padi

Sistem mina padi merupakan cara pemeliharaan ikan di sela­sela tanaman padi. Jenis ikan yang dapat dipelihara pada sistem tersebut adalah ikan mas, nila, mujair, karper, tawes dan lain­lain. Ikan Nila merupakan jenis ikan yang paling baik dipelihara di sawah, karena ikan tersebut dapat tumbuh dengan baik meskipun di air yang dangkal, serta lebih tahan terhadap matahari.

Agar pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu, pemeliharaan ikan di sawah harus disesuaikan dengan sistem pengairan yang ada, sehingga produksi padi tidak terganggu. Sawah yang sesuai untuk mina padi adalah sawah yang berpengairan teknis maupun setengah teknis. Usaha mina padi selain merupakan usaha yang menguntungkan, juga dapat meningkatkan pendapatan petani, serta membantu program pemerintah dalam usaha memenuhi gizi keluarga.

Selain itu, keuntungan yang didapat pada sistem mina padi ini diantaranya:

  • Mengurangi hama penyakit pada tanaman padi.
  • Lahan sawah menjadi subur dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara.
  • Mengurangi penggunaan pupuk.
  • Ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tanaman lain yang bersifat kompetitor (pesaing) dengan padi dalam peman­ faatan unsur hara.
  • Mengurangi biaya penyiangan tanaman liar.

Aplikasi MaxiGrow di Mina Padi dengan Luas Lahan 1 Ha

  • Aplikasi I: pada saat pengolahan tanah, dengan dosis 2 liter MaxiGrow.
  • Aplikasi II: 15 hari setelah tanam/ tebar dengan dosis 2 liter MaxiGrow.
  • Aplikasi III: 45 hari setelah tanam/ tebar dengan dosis 2 liter MaxiGrow.

Untuk hasil yang lebih optimal semprotkan MaxiGrow pada pakan. Dengan ketentuan setiap 100 kg pemberian pakan disemprot MaxiGrow dengan dosis 10 tutup MaxiGrow dicampur 15 liter air. Aduk secara merata, diamkan 10 menit baru kemudian semprotkan pada pakan.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Baca Juga

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 – 2021 ADMA. All Rights Reserved.