Aplikasi Maxigrow pada Timun

Timun (Cucumber) merupakan tanaman semusim yang bersifat menjalar atau memanjat dengan perantaraan alat pemegang berbentuk pilin atau spiral. Dapat hidup pada lahan berketinggian sekitar 200 – 800 m dpl. Pertumbuhan optimalnya dapat dicapai jika ditanam pada lahan yang berada pada ketinggian 400 m dpl. Sedangkan tekstur tanah yang dikehendaki adalah tanah berkadar liat rendah dengan pH tanah sekitar 6 – 7.

Pembibitan

  • Rendam benih dengan larutan MaxiGrow (10 ml MaxiGrow: 1 liter air) selama 1 – 2 jam lalu dikeringanginkan.
  • Setelah siap, benih disemaikan sampai siap tanam.

Penanaman dan Pemberian Pupuk

  • Lahan diolah, dibajak / dicangkul, dibuat bedengan, serta lubang penanaman.
  • Pemberian pupuk kandang.

Pemberian MaxiGrow ke-1

Tiga hari setelah pemupukan awal, semprotkan larutan MaxiGrow (2 liter dicampur dengan 200 liter air). Lalu diamkan selama 3 hari.

Penanaman

Tiga hari setelah pemupukan MaxiGrow ke -1, tanam bibit dengan jarak tertentu (tergantung varietas) pada bedengan. Lakukan penanaman pada pagi atau sore hari.

Pemberian Pupuk Kimia Susulan ke-1

13 – 15 hari setelah tanam, berikan pupuk kimia, sesuai anjuran/rekomendasi setempat

Pemberian Pupuk Kimia Susulan ke-2

33 – 35 hari setelah tanam, berikan pupuk kimia, sesuai anjuran/ rekomendasi setempat.

Pemberian MaxiGrow ke-2

35 – 40 hari setelah tanam, siram/semprotkan larutan MaxiGrow pada barisan tanaman/kecambah.3 liter MaxiGrow dicampur 200 liter air.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Baca Juga

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 – 2021 ADMA. All Rights Reserved.