Aplikasi MaxiGrow untuk Peternakan

MaxiGrow adalah probiotik yang mengandung lactobacillus sp. dan Mikroba Pendegregasi Selulosa. Mikroba tersebut dipilih untuk membantu proses pencernaan makanan dalam tubuh ternak sehingga menjadi lebih efisien. Peningkatan efisiensi ini mempunyai arti penting dalam budidaya ternak karena dengan peningkatan efisiensi metabolism ini dapat mengurangi pakan yang harus diberikan untuk menghasilkan sejumlah daging atau produk ternak yang tetap tinggi sehingga biaya produksi dapat ditekan. Energi yang diperlukan oleh ternak untuk mencerna makanan dapat dikurangi. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan mutu daging dalam budidaya ternak yang menggunakan probiotik MaxiGrow.

Kandungan Mikroorganisme dalam MaxiGrow untuk Ternak

  1. Lactobacillus sp.
    Lactobacillus Sp. merupakan mikroba penting dalam membantu proses pencernaan makanan dalam usus ternak. Mikroba ini dapat menghasilkan asam laktat yang tidak hanya diperlukan dalam membantu proses percernaan dalam tubuh ternak tetapi juga dapat membunuh pathogen yang hidup di dalam tubuh ternak. Dengan demikian ternak menjadi lebih sehat. Dalam tubuh ternak yang sehat tentu saja semua proses metabolism menjadi optimal sehingga hasil produk ternak meningkat.
  2. Mikroba Selulolitik
    Mikroba pendegradasi selulose dapat membantu proses perombakan selulose menjadi bentuk-bentuk rantai glukosa yang lebih sederhana sehingga akan lebih mudah dicerna oleh ternak yang dibudidayakan.

Aplikasi MaxiGrow untuk Ternak

MaxiGrow dapat digunakan untuk segala jenis ternak (Unggas, Hewan Besar seperti Sapi Pedaging, Sapi Perah, Kambing, Domba, Gibas dan Ternak Kecil lainnya.

Aplikasi Umum MaxiGrow pada Ternak

  1. Air Minum
    Campurkan MaxiGrow dengan dalam air minum ternak, diberikan setiap hari. Hindari penggunaan antibiotika melalui minum agar MaxiGrow tidak mati. Bersihkan bak air minum dan tempat minum ternak setiap hari. Pathogen dalam saluran pencernaan dan ada pada tempat minum akan tertekan, ternak menjadi lebih sehat.
  2. Pakan
    Semprotkan MaxiGrow pada pakan yang segera akan diberikan, MaxiGrow akan meresap dalam pakan dan masuk ke saluran pencernaan makanan bersama makanan.
  3. Sanitasi Kandang
    Semprot kandang dengan air yang sudah diberi MaxiGrow, kotoran termasuk hewan ternak piaraan. Untuk menanggulangi bau busuk, menekan berbagai pathogen yang ada pada bulu dan kulit ternak, bulu atau kulit ternak akan lebih cerah dan bersih
  4. Jamu Ternak
    MaxiGrow dapat dipergunakan untuk membuat jamu ternak. Pada ternak ayam dan bebek jamu dapat diberikan setiap hari dengan konsesntrasi 1 %, bila telah menggunakan jamu ternak pemberian MaxiGrow pada air minum tidak diperlukan lagi, peternak ayam dan bebek membuat jamu sendiri dengan ramuan tradisional yang terdiri dari jahe, kencur, kunir, laos, bawang putih dan daun sirih. Bahan­bahan ini dirajang halus direndam/fermentasi dengan MaxiGrow. Setelah seminggu jamu sudah siap dipakai. Bila diperhatikan dengan jamu ternak dari MaxiGrow, kuning telur lebih tebal, bau amis berkurang sehingga sangat baik digunakan untuk telur asin. Orang–orang yang biasanya alergi telur, dengan telur MaxiGrow tidak alergi lagi.
  5. Silase
    Sapi, kerbau kambing telah biasa diberikan silase larutan pada musim kemarau saat rumput juga sulit didapat. MaxiGrow dapat digunakan sebagai probiotik pembuatan silase, rumput kering, jerami, pohon jagung kering dan lain­lain dapat dio­ lah menjadi pakan ternak dengan dipotong kecil­kecil terlebih dahulu. Potongan rumput kering ini ditaruh dalam bak drum atau tempat lain, ditaburi dedak halus dan disiram dengan MaxiGrow sampai lembab dan dipadatkan. Pembuatan silase dilakukan secara berlapis lapis, dengan cara seperti diatas. Adonan ini kemudian ditutup rapat agar suasananya anaerob, setelah 5 hari adonan sudah berbau tape dan siap diberikan pada ternak. Karena proses fermentasi, kandungan gizi silase lebih tinggi dari asalnya dan dapat disimpan lebih lama untuk memenuhi kebutuhan pakan pada saat musim kemarau.
  6. Pakan Daur Ulang
    Pakan daur ulang dapat dilakukan pada peternakan ayam petelur, cara ini sangat membantu peternak pada saat harga telur menurun dan harga pakan naik. Pembuatanya cukup sederhana. Kotoran ayam dijemur kering, digiling dan dicam­ pur dengan dedak, disiram dengan MaxiGrow lalu difermentasikan dalam keadaan anaerob. Fermentasi hanya diperlukan 24 jam dan pakan daur ulang ini dicampur dengan konsentrat lagi pada saat pemberian. Biaya dapat ditekan sampai dengan 28 % dengan kesehatan dan produktifitas seperti semula.

Keuntungan Menggunakan MaxiGrow

Aplikasi probiotik MaxiGrow dalam budidaya ternak secara intensif, dapat menggantikan peranan Antibiotik Growth Promotor (AGP). Penggunaaan antibiotik dalam jangka waktu yang lama menjadi sangat berbaya bagi ternak itu sendiri karena dapat menyebabkan kematian, juga produk (daging, telur dan susu) mengandung residu yang berbaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Beberapa manfaat menggunakan MaxiGrow pada ternak antara lain:

  • Tidak perlu lagi menggunakan antibiotik.
  • Meningkatkan dan menjaga nafsu makan ternak.
  • Meningkatkan angka kehidupan (SR) dan meningkatkan efisiensi pakan (FCR).
  • Meningkatkan kecernaan pakan, sehingga nutrisi yang terdapat pada pakan dapat mudah terserap oleh sistem pencernaan.
  • Merangsang ternak untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.
  • Pertambahan berat badan perhari (ADG) signifikan.
  • Mutu daging menjadi lebih baik.
  • Lingkungan terjaga, kandang tidak menyebarkan aroma yang menyengat.

Dosis

  • Untuk Hewan Besar (Sapi, Kerbau, Babi dan sebagainya)
    Dosis 10 – 20 ml (1 – 2 tutup) diberikan setiap pagi hari
  • Untuk Hewan Kecil (Kambing, Anjing dan sebagainya)
    Dosis 5 – 10 ml (½ – 1 tutup) diberikan setiap pagi hari

Cara Penggunaan

Hewan Besar

  • Cara 1: Encerkan 20 ml MaxiGrow dengan 15 – 20 liter air, jika diminumkan.
  • Cara 2: Encerkan 20 ml MaxiGrow dengan 0,5 – 1 liter air, jikadicampurkan atau disemprotkan/disiramkan pada makananya.

Hewan Kecil

  • Cara 1: Encerkan 10 ml MaxiGrow dengan 5 – 7 liter air, jika diminumkan.
  • Cara 2: Encerkan 10 ml MaxiGrow dengan 0,5 liter air, jika dicampurkan atau disemprotkan / disiramkan pada makanannya.
Catatan:
Pada awalnya ada beberapa jenis hewan yang tidak suka tapi tetap harus diberikan sampai suka dengan sendirinya (tidak lama). 

Klik link di bawah ini untuk penjelasan selanjutnya tentang aplikasi MaxiGrow  pada bidang Peternakan…

Aplikasi MaxiGrow pada Ayam dan Unggas Lainnya

Pemberian probiotik MaxiGrow untuk peternakan ayam adalah dicampur pada air minum ayam. Cara dan aplikasinya adalah sebagai berikut: Dosis Anjuran / 1.000 ekor (Untuk Pagi dan Sore Hari), 2 Kali Aplikasi Minggu I: 60 ml MaxiGrow dilarutkan dengan air 70 liter.

Selengkapnya »

Copyright © 2019 – 2021 ADMA. All Rights Reserved.