Rekam Jejak Teknologi Inovatif

MaxiGrow bukanlah teknologi yang ditemukan secara instan. Ia merupakan hasil sebuah dedikasi keilmuan dan penelitian tiada henti untuk mencari solusi bagi kemakmuran bangsa melalui penciptaan produktifitas pangan. Selama dua dasawarsa lebih, sejak awal penelitian, penemuan, hingga uji praktis di berbagai lahan pertanian, perkebunan, hortikultura serta peternakan dan perikanan tambak, ia menjadi karya yang sudah sepatutnya diapresiasi oleh siapapun yang ingin menjadikan bangsa ini maju.

Tahun 1985

Riset isolasi dan analisis potensi mikroba tanah dari bumi Indonesia. Pada tahap ini diambil sample mikroba dari berbagai daerah nusantara, terutama dari daerah yang dianggap subur, untuk diuji coba. Sampai saat ini riset ini tetap berjalan untuk terus meningkatkan mutu produk.

Tahun 1986 – 1996

Uji potensi mikroba unggul yang telah terseleksi di laboratorium. Dari berbagai mikroba yang terkumpul diadakan uji coba, mikroba mana yang paling baik, diantara mikroba yang lain.

Tahun 1996

Dari berbagai uji coba akhirnya terpilih beberapa mikroba unggul, yang dikemas dalam sebuah teknologi/formula campuran berbagai macam bakteri yang bermanfaat untuk meningkatkan hasil pertanian. Memakan waktu 10 tahun sejak dimulainya penelitian, baru ditemukan mikroba paling unggul yang baik untuk meningkatkan hasil pertanian.

Tahun 1997

Dilakukan uji lapangan di sentra pertanian Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Uji lapangan ini merupakan pembuktian setelah dilakukan uji lab yang masih bersifat teori.

Tahun 1998

Dilakukan uji praktis dan evaluasi oleh petani. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui respon dan hasil yang paling obyektif oleh pengguna yaitu petani. Setelah dilakukan uji praktis oleh para petani di sejumlah daerah, terbukti mereka puas akan manfaat dan keunggulan teknologi ini.

Tahun 1998

Mulai diproduksi secara masal dan dipasarkan di Indonesia. Setelah melalui masa penelitian selama 13 tahun, teknologi ini layak dipasarkan dan mulai diterima pasar secara luas.

Tahun 2016

Setelah sukses dipasaran Indonesia secara bebas / konvensional, produk ini degan New Teknologinya (MaxiGrow) berusaha melakukan penetrasi pasar yaitu melakukan pemasaran secara direct marketing. Adalah MaksiPlus, sebuah perusahaan yang akan membawa kesuksesan baru bagi produktifitas pertanian.

Tahun 2019

Selain menggunakan direct marketing konvensional, sejak 2019 pemasaran MaxiGrow makin diperluas menggunakan digital marketing yang memanfaatkan bebagai media pemasaran digital seperti search engine, media sosial, marketplace, forum jual beli dan media lainnya, baik yang organik maupun berbayar.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Baca Juga

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 – 2021 ADMA. All Rights Reserved.