Terobosan Bagi Produktifitas Pertanian
Tidak hanya pertanian. MaxiGrow juga telah teruji mampu meningkatkan produktifitas aneka perkebunan, tambak ikan dan peternakan. Sebuah teknologi untuk kehidupan.
Selengkapnya
Rekam Jejak Teknologi Inovatif
MaxiGrow bukanlah teknologi yang ditemukan secara instan. Ia merupakan hasil sebuah dedikasi keilmuan dan penelitian tiada henti.
Selengkapnya
Zat Makanan Bagi Tumbuhan
Tumbuhan membutuhkan zat makanan layaknya makhluk hidup lain. Pada tumbuhan zat makanan yang diperlukan adalah Unsur Hara.
Selengkapnya
Mengapa Tumbuhan Memerlukan Pupuk?
Fungsi utama pupuk adalah menyediakan atau menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman
Selengkapnya
Previous
Next

Peran MaxiGrow bagi Peningkatan Hasil Pertanian

Sebagai sebuah terobosan teknologi pemupukan dengan pendekatan biologi MaxiGrow mampu menciptakan sebuah stimulant dengan memberdayakan sejumlah mikroba khusus. Mikroba–mikroba tersebut sangat dibutuhkan dalam proses penyediaan hara makro dan mikro: Azospirillum Sp, Azostobacter Sp, Mikroba Pelarut P. Lactobacillus Sp dan mikroba pendegradasi selulosa.

Apa yang Dilakukan Mikroba pada MaxiGrow?

Pupuk hayati MaxiGrow merupakan jenis pupuk yang secara unik mampu menghimpun sejumlah mikroba yang bekerja untuk penyediaan hara makro dan mikro serta dalam jangka panjang dapat mempengaruhi kesuburan tanah. Meski demikian ada juga jenis mikroorganisme yang merugikan. Inovasi riset yang dilakukan pada MaxiGrow berhasil menghimpun jenis – jenis mikroorganisme yang memberikan manfaat dengan fungsi masing–masing sebagai berikut:

  1. Azotobacter Sp
    Berfungsi sebagai mikroba penambat N (Nitrogen) dari udara bebas.
  2. Azoospirilium Sr
    Berfungsi sebagai penambat N (Nitrogen).
  3. Mikroba Selulolitik
    Pendegradasi bahan organik / pembusukan bahan organik.
  4. Mikroba Pelarut Fosfat
    Berfungsi untuk melarutkan fosfat yang terikat dalam mineral tanah agar tersedia dan mudah diserap oleh tanaman, Pseudomonas flueorecent (pengurai pestisida) dapat menghasilkan enzim pengurai yang berfungsi untuk memecah mata rantai dari zat–zat kimia sistemik (pestisida) yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya.
  5. Lactobacillus Sp
    Berfungsi untuk membantu proses fermentasi bahan organik menjadi senyawa – senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman.
  6. Rhizobium Sp
    Membentuk bintil akar pada tanaman.
  7. Trichodema Sp
    Berfungsi sebagai fungisida.
  8. Hormon IAA
    Berfungsi untuk membantu dalam proses mempercepat pertumbuhan.
  9. Hormon Giberlin
    Berfungsi untuk mengatur perkecambahan, pemanjangan batang, pemicuan pembungaan.
  10. Hormon Kinetin
    Berfungsi menunda penuaan pada daun,
  11. Hormon Zeatin
    Berfungsi memperbaiki, mempermudah, mempercepat dan meningkatkan proses pembelahan sel

Manfaat MaxiGrow

Kesuburan lahan tidak hanya ditunjang oleh unsur kimia dan fisika. Tetapi juga dengan kombinasi biologi tanah. Artinya dalam tanah akan menjadi lebih baik jika terjadi kombinasi ke-3 sifat tersebut. Penggunaan MaxiGrow pada lahan tanaman akan memperbaiki sifat kimia, fisika dan biologi tanah.

MaxiGrow dengan kandungan mikroorganisme di dalamnya akan bekerja secara unik dan slow release. Pola itu akan sampai dengan 50% menjamin ketersediaan unsur hara tanah bersifat makro dan mikro yang dibutuhkan bagi tanaman. Menggunakan teknologi ini dapat menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50% sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pupuk.

Kelebihan New Teknologi MaxiGrow

  • Lebih efektif dan tahan lama dalam kemasan + 4 tahun.
  • Aplikasikan / taburkan / siramkan MaxiGrow terlebih dahulu, baru pupuk kimia (tidak perlu tengang waktu).
  • Aplikasi sederhana.
  • Untuk tanaman semusim 1 sampai dengan 2 kali aplikasi.
  • Untuk tanaman tahunan 3 sampai dengan 4 aplikasi / tahun.
  • Sebagai suplement untuk peternakan (penggemukan) dan perikanan sebagai probiotik dan prebiotik.

Hubungi Kami

Kantor Pusat:
Jl. Sidosermo Airdas
Blok A No. 8 Surabaya
Jawa Timur – 60239

Layanan Konsumen

Copyright © 2019 – 2021 ADMA. All Rights Reserved.